Sabtu, 14 Desember 2013

kebahagiaan yang tertunda by elofe


Kebahagiaan yang tertunda
I
                                                                   
ndahnya sebuah kebahagiaan itu,terdapat dalam kasih sayang antara sesama dan terkadang  terdapat juga dalam sebuah materi.Materi yang kurang dalam sebuah keluarga dapat menjadi alasan kurangnya bahagia keluarga tersebut.Dalam sebuah keluarga hendaknya ada ayah,ibu dan anak.Dari pernikahan antara ayah dan ibu mendapat buah hati seorang anak yang mereka sayangi.
Dalam keluarga ini hiduplah seorang ayah,ibu dan seorang anak yang bernama Feri,Mereka hidup miskin.Rumah terbuat dari bambu yang sudah reot apabila hujan datang akan bocor disana sini.Pekerjaan seorang ayah tidak menentu dan hasilnya pun tidak menentu juga, dan ibu hanya menjadi penjual makanan-makanan kecil yang dijual di Sekolah dasar.Setiap hari hanya makan dengan ubi jalar atau singkong tetapi apabila ada rejeki lebih juga makan nasi.
Sang anak yang masih kecil tidak mengerti akan keadaan keluarganya tersebut,dia merasa iri saat ada temanya yang dibelikan mobil-mobilan oleh ayahnya tetapi saat dia meminta mobil-mobilan kepada orang tuanya ,orang tuanya hanya bisa memberi janji untuk membelikan tetapi lama sekali baru dibelikan.Keadaan tersebut membuat sang ibu nekat untuk bekerja di luar negeri,hanya untuk mengubah nasib dan membahagiakan seorang anak yang sangat mereka sayangi.
Ketika sang anak masih berumur 10 tahun dia sudah ditinggal ibunya bekerja diluar negeri,dia hidup dengan ayahnya.Ayahnya pun sibuk bekerja sehingga sang anak kurang mendapat kasih sayang yang cukup dari keluarga.Saking lamanya sang ibu pergi sampai-sampai sang anak lupa akan sosok wajah ibunya.
Ketika di tinggal sang ibu pergi anak menjadi kesepian karena sang ayah juga sibuk bekerja.Sang anak setiap hari bermain bersama teman-temanya disekitar rumah yang sebagian besar sudah beranjak dewasa dan sang anak masih berumur 10 tahun.Teman-temanya yang tidak seumuran tersebut bisa menjadikan sang anak berperilaku yang tidak baik, dia banyak meniru teman-temanya.Dia bermain dari pulang sekolah sampai sore dan pulang kerumah jika hanya merasa lapar.
Ketika kelas 5 Sekolah Dasar dia sudah berani memalak teman-temanya dan terutama adik kelasnya karena dia jarang diberi uang jajan oleh orang tuanya dan karena sang anak meniru teman-temanya yang tidak seumuran tersebut.Setiap hari sabtu kegiatan memalak tersebut dilakukan dan uangnya digunakan untuk membeli minuman keras dan dia pun meminum minuman tersebut.Ketika masih duduk di Sekolah Dasar dia juga sering bolos sekolah karena menurut dia sekolah hanya membuat otak menjadi pusing karena banyak berfikir.

K

etika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama semakin nakal saja si anak tersebut.Bermain sampai pulang malam setiap hari dan masih saja memalak teman-temanya dan adik kelasnya.
Hingga suatu hari dia merasakan benih – benih cinta yang mulai tumbuh di hatinya, dia menyukai seorang perempuan yang bernama Roza dan perempuan itupun ternyata suka kepadanya.Akhirnya mereka berpacaran ,suatu ketika dia menunggu Roza datang dirumahnya setelah lama menunggu tidak datang-datang juga dan ternyata dia malah bertemu dengan mantannya dia pun tahu kelakuan pacarnya tersebut sehingga mereka putus tetapi Roza tidak mau sehingga dia menangis.
Setelah tahu  Roza menangis dia pun mengejar dengan menggunakan sepeda temanya ,ketika diperjalanan Feri menimpa kecelakaan sampai tangannya yang kiri patah dan sepeda temanya pun rusak.Orang tua temanya tersebut datang kerumah dia dan meminta ganti rugi atas sepeda yang rusak tersebut tidak hanya meminta ganti rugi tapi,orang tuanya juga menghina kelurga sang anak tersebut.
Karena merasa dihina sehingga ayah Feri tidak terima atas perkataan oraang tua temanya tersebut.Ketika meminta ganti rugi ayah Feri menelfon ibu yang sedang di luar negeri, dia ceritakan tentang kejadian yang menimpa anaknya lalu ibunya mengirimkan uang untuk membayar ganti rugi tersebut.Betapa kaget orang tua temanya saat ayahnya Feri bisa membayar ganti rugi tersebut, padahal keluarga Feri miskin.
Kenakalan feri tidak hanya dalam hal pertemanan ,ternyata feri juga jarang melakukan ibadah sholat.Setiap hari hanya bermabuk-mabukan saja, menghambur hamburkan uang dari kerja keras ibunya.Setiap mendapat kiriman uang dari ibunya hanya digunakan untuk berfoya-foya tidak pernah dikumpulkan untuk ditabung.
Selain minum-minuman keras feri juga sering bermain balap motor yang pernah hampir merenggut nyawanya.Berkali-kali feri menang tetapi juga pernah mengalami kecelakaan saat balap motor yang untungnya memakai helm.Entah bisikan dari mana feri mau memakai helm,biasanya saat balap motor dia tidak pernah memakai helm.Sang ibu histeris dan sampai pingsan saat mengetahui bahwa anak kesayangannya satu-satunya itu kecelakaan.Untung luka yang diderita tidak begitu parah.
Karena hobi balap motor tersebut feri banyak menghabiskan banyak biaya hanya untuk motornya.Motornya sering keluar masuk bengkel hanya untuk menunjang hobinya tersebut.Tetapi uang menang dari balap motor itu hanya digunakan untuk minum-minuman keras dan memperbaiki motornya.

D
alam percintaan tidak sulit bagi feri mencari kekasih karena hobi dia menjadi joki balap motor menjai idola perempuan.Tetapi ada juga perempuan yang menolak dia hanya karena alasan materi”karena feri miskin”.Ada juga perempuan yang suka dengan feri dan menjalin hubungan selama 3 tahun,tetapi putus hanya karena ayah dari peremuan tersebut tidak suka dengan feri karena feri berasal dari keluarga miskin sedangkan keluarga perempuan adalah orang kaya dan terpandang.
Sekian lama sang ibu pergi dan berkali-kali mengirim uang, akhirnya uang itu dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang sudah reot.Rumah di bongkar dan di renovasi ulang agar layak untuk di huni,selain untuk merenovasi rumah juga untuk membeli sebidang tanah di belakang rumah agar rumahnya bisa tambah besar.
Selama bertahun-tahun sang ibu bekerja hanya 2 kali pulang ke rumah.Sang ibu kaget ketika melihat rumah sudah menjadi bagus tidak seperti dahulu ketika ditinggalkan.Walaupun feri nakal tetapi dia juga bersihan,tidak suka melihat ada yang kotor shingga setiap hari dia menyapu-nyapu rumah dan terkadang pacarnya pun juga ikut membantu membersihkan rumahnya.
Tetapi semakin lama kelakuan feri tidak berubah ,tetap saja bermabuk-mabukan malah semakin banyak dan tambah sering pulangnya larut malam.Terkadang pula rumahnya digunakan sebagai markas berkumpul dengan teman-temanya.
Ketika hampir bulan puasa ibunya tiba-tiba datang ke rumah, feri masih tidur dia tidak percaya bahwa ibunya datang.Feri kaget ketika melihat ibunya ternyata benar-benar datang , pelukan hangat antara ibu dan anak yang sekian lama tidak bertemu.
Setelah lama di rumah lama-lama ibunya pun tahu bahwa feri mabuk-mabuk kan ,setiap pulang mulut feri selalu di endus baunya.Ibunya marah-marah ketika tahu bahwa sekian lama ditinggal kelakuan feri seperti itu, dan feri pun tidak pernah sholat mungkin hanya 1 tahun sekali itu juga hanya sholat idul fitri.Sangat sulit membujuk feri untuk mau sholat, bahkan sampai meminta bantuan dari pak kiyai agar feri mau sholat tapi sia-sia,tetap saja feri tidak mau sholat.
Suatu hari tiba-tiba feri meminta kenalan perempuan kepada temanya, lalu temanya memberi nomor perempuan yang bernama Erna.Feri mengajak kenalan Erna ,tetapi Erna yang sudah punya kekasih dengan cuek menanggapi Feri.Lama-lama mereka semakin dekat dan ternyata Feri mempunyai perasaan kepada Erna, dan tiba-tiba ada masalah antara Erna dan kekasihnya lalu mereka berdua putus.Erna bercerita kepada Feri bahwa dia dan kekasihnya telah putus dalam hati Feri berkata “hore inilah kesempatan ku”.
Tiba-tiba Feri dan Erna bertemu ,Feri member hadiah sebuah boneka dan ternyata itu boneka kesukaan Erna lalu berjalan-jalan.Setelah berjalan-jalan tiba-tiba Feri menyatakan perasan kepada Erna, dan ternyata Erna pun juga suka kepada Feri akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.
E
rna menyuruh Feri untuk  sholat karena Erna rajin beribadah jadi Erna ingin kekasihnya berubah menjadi baik dan rajin sholat.Ajaibnya ketika Feri disuruh Erna untuk melalukan sholat,ia mau dan sekarang Feri menjadi rajin sholat dan tidak pernah minum minuman keras lagi.Dan sekarang Feri juga tidak pernah pulang larut malam lagi, karena jarang keluar rumah.
Keluarga Feri sekarang menjadi lebih bahagia setelah semua angggota keluarganya berkumpul dan materi yang berkecukupan.Semua ini karunia dari Allah yang harus disyukuri, tidaklah hidup itu selalu di bawah, karena roda kehidupan tidak pernah berhenti berputar.Yang semula di bawah bisa di atas dan kadang kala yang di atas bisa juga di bawah karena ketamakanya.

kebahagiaan yang tertunda by elofe


Kebahagiaan yang tertunda
I
                                                                   
ndahnya sebuah kebahagiaan itu,terdapat dalam kasih sayang antara sesama dan terkadang  terdapat juga dalam sebuah materi.Materi yang kurang dalam sebuah keluarga dapat menjadi alasan kurangnya bahagia keluarga tersebut.Dalam sebuah keluarga hendaknya ada ayah,ibu dan anak.Dari pernikahan antara ayah dan ibu mendapat buah hati seorang anak yang mereka sayangi.
Dalam keluarga ini hiduplah seorang ayah,ibu dan seorang anak yang bernama Feri,Mereka hidup miskin.Rumah terbuat dari bambu yang sudah reot apabila hujan datang akan bocor disana sini.Pekerjaan seorang ayah tidak menentu dan hasilnya pun tidak menentu juga, dan ibu hanya menjadi penjual makanan-makanan kecil yang dijual di Sekolah dasar.Setiap hari hanya makan dengan ubi jalar atau singkong tetapi apabila ada rejeki lebih juga makan nasi.
Sang anak yang masih kecil tidak mengerti akan keadaan keluarganya tersebut,dia merasa iri saat ada temanya yang dibelikan mobil-mobilan oleh ayahnya tetapi saat dia meminta mobil-mobilan kepada orang tuanya ,orang tuanya hanya bisa memberi janji untuk membelikan tetapi lama sekali baru dibelikan.Keadaan tersebut membuat sang ibu nekat untuk bekerja di luar negeri,hanya untuk mengubah nasib dan membahagiakan seorang anak yang sangat mereka sayangi.
Ketika sang anak masih berumur 10 tahun dia sudah ditinggal ibunya bekerja diluar negeri,dia hidup dengan ayahnya.Ayahnya pun sibuk bekerja sehingga sang anak kurang mendapat kasih sayang yang cukup dari keluarga.Saking lamanya sang ibu pergi sampai-sampai sang anak lupa akan sosok wajah ibunya.
Ketika di tinggal sang ibu pergi anak menjadi kesepian karena sang ayah juga sibuk bekerja.Sang anak setiap hari bermain bersama teman-temanya disekitar rumah yang sebagian besar sudah beranjak dewasa dan sang anak masih berumur 10 tahun.Teman-temanya yang tidak seumuran tersebut bisa menjadikan sang anak berperilaku yang tidak baik, dia banyak meniru teman-temanya.Dia bermain dari pulang sekolah sampai sore dan pulang kerumah jika hanya merasa lapar.
Ketika kelas 5 Sekolah Dasar dia sudah berani memalak teman-temanya dan terutama adik kelasnya karena dia jarang diberi uang jajan oleh orang tuanya dan karena sang anak meniru teman-temanya yang tidak seumuran tersebut.Setiap hari sabtu kegiatan memalak tersebut dilakukan dan uangnya digunakan untuk membeli minuman keras dan dia pun meminum minuman tersebut.Ketika masih duduk di Sekolah Dasar dia juga sering bolos sekolah karena menurut dia sekolah hanya membuat otak menjadi pusing karena banyak berfikir.

K

etika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama semakin nakal saja si anak tersebut.Bermain sampai pulang malam setiap hari dan masih saja memalak teman-temanya dan adik kelasnya.
Hingga suatu hari dia merasakan benih – benih cinta yang mulai tumbuh di hatinya, dia menyukai seorang perempuan yang bernama Roza dan perempuan itupun ternyata suka kepadanya.Akhirnya mereka berpacaran ,suatu ketika dia menunggu Roza datang dirumahnya setelah lama menunggu tidak datang-datang juga dan ternyata dia malah bertemu dengan mantannya dia pun tahu kelakuan pacarnya tersebut sehingga mereka putus tetapi Roza tidak mau sehingga dia menangis.
Setelah tahu  Roza menangis dia pun mengejar dengan menggunakan sepeda temanya ,ketika diperjalanan Feri menimpa kecelakaan sampai tangannya yang kiri patah dan sepeda temanya pun rusak.Orang tua temanya tersebut datang kerumah dia dan meminta ganti rugi atas sepeda yang rusak tersebut tidak hanya meminta ganti rugi tapi,orang tuanya juga menghina kelurga sang anak tersebut.
Karena merasa dihina sehingga ayah Feri tidak terima atas perkataan oraang tua temanya tersebut.Ketika meminta ganti rugi ayah Feri menelfon ibu yang sedang di luar negeri, dia ceritakan tentang kejadian yang menimpa anaknya lalu ibunya mengirimkan uang untuk membayar ganti rugi tersebut.Betapa kaget orang tua temanya saat ayahnya Feri bisa membayar ganti rugi tersebut, padahal keluarga Feri miskin.
Kenakalan feri tidak hanya dalam hal pertemanan ,ternyata feri juga jarang melakukan ibadah sholat.Setiap hari hanya bermabuk-mabukan saja, menghambur hamburkan uang dari kerja keras ibunya.Setiap mendapat kiriman uang dari ibunya hanya digunakan untuk berfoya-foya tidak pernah dikumpulkan untuk ditabung.
Selain minum-minuman keras feri juga sering bermain balap motor yang pernah hampir merenggut nyawanya.Berkali-kali feri menang tetapi juga pernah mengalami kecelakaan saat balap motor yang untungnya memakai helm.Entah bisikan dari mana feri mau memakai helm,biasanya saat balap motor dia tidak pernah memakai helm.Sang ibu histeris dan sampai pingsan saat mengetahui bahwa anak kesayangannya satu-satunya itu kecelakaan.Untung luka yang diderita tidak begitu parah.
Karena hobi balap motor tersebut feri banyak menghabiskan banyak biaya hanya untuk motornya.Motornya sering keluar masuk bengkel hanya untuk menunjang hobinya tersebut.Tetapi uang menang dari balap motor itu hanya digunakan untuk minum-minuman keras dan memperbaiki motornya.

D
alam percintaan tidak sulit bagi feri mencari kekasih karena hobi dia menjadi joki balap motor menjai idola perempuan.Tetapi ada juga perempuan yang menolak dia hanya karena alasan materi”karena feri miskin”.Ada juga perempuan yang suka dengan feri dan menjalin hubungan selama 3 tahun,tetapi putus hanya karena ayah dari peremuan tersebut tidak suka dengan feri karena feri berasal dari keluarga miskin sedangkan keluarga perempuan adalah orang kaya dan terpandang.
Sekian lama sang ibu pergi dan berkali-kali mengirim uang, akhirnya uang itu dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang sudah reot.Rumah di bongkar dan di renovasi ulang agar layak untuk di huni,selain untuk merenovasi rumah juga untuk membeli sebidang tanah di belakang rumah agar rumahnya bisa tambah besar.
Selama bertahun-tahun sang ibu bekerja hanya 2 kali pulang ke rumah.Sang ibu kaget ketika melihat rumah sudah menjadi bagus tidak seperti dahulu ketika ditinggalkan.Walaupun feri nakal tetapi dia juga bersihan,tidak suka melihat ada yang kotor shingga setiap hari dia menyapu-nyapu rumah dan terkadang pacarnya pun juga ikut membantu membersihkan rumahnya.
Tetapi semakin lama kelakuan feri tidak berubah ,tetap saja bermabuk-mabukan malah semakin banyak dan tambah sering pulangnya larut malam.Terkadang pula rumahnya digunakan sebagai markas berkumpul dengan teman-temanya.
Ketika hampir bulan puasa ibunya tiba-tiba datang ke rumah, feri masih tidur dia tidak percaya bahwa ibunya datang.Feri kaget ketika melihat ibunya ternyata benar-benar datang , pelukan hangat antara ibu dan anak yang sekian lama tidak bertemu.
Setelah lama di rumah lama-lama ibunya pun tahu bahwa feri mabuk-mabuk kan ,setiap pulang mulut feri selalu di endus baunya.Ibunya marah-marah ketika tahu bahwa sekian lama ditinggal kelakuan feri seperti itu, dan feri pun tidak pernah sholat mungkin hanya 1 tahun sekali itu juga hanya sholat idul fitri.Sangat sulit membujuk feri untuk mau sholat, bahkan sampai meminta bantuan dari pak kiyai agar feri mau sholat tapi sia-sia,tetap saja feri tidak mau sholat.
Suatu hari tiba-tiba feri meminta kenalan perempuan kepada temanya, lalu temanya memberi nomor perempuan yang bernama Erna.Feri mengajak kenalan Erna ,tetapi Erna yang sudah punya kekasih dengan cuek menanggapi Feri.Lama-lama mereka semakin dekat dan ternyata Feri mempunyai perasaan kepada Erna, dan tiba-tiba ada masalah antara Erna dan kekasihnya lalu mereka berdua putus.Erna bercerita kepada Feri bahwa dia dan kekasihnya telah putus dalam hati Feri berkata “hore inilah kesempatan ku”.
Tiba-tiba Feri dan Erna bertemu ,Feri member hadiah sebuah boneka dan ternyata itu boneka kesukaan Erna lalu berjalan-jalan.Setelah berjalan-jalan tiba-tiba Feri menyatakan perasan kepada Erna, dan ternyata Erna pun juga suka kepada Feri akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.
E
rna menyuruh Feri untuk  sholat karena Erna rajin beribadah jadi Erna ingin kekasihnya berubah menjadi baik dan rajin sholat.Ajaibnya ketika Feri disuruh Erna untuk melalukan sholat,ia mau dan sekarang Feri menjadi rajin sholat dan tidak pernah minum minuman keras lagi.Dan sekarang Feri juga tidak pernah pulang larut malam lagi, karena jarang keluar rumah.
Keluarga Feri sekarang menjadi lebih bahagia setelah semua angggota keluarganya berkumpul dan materi yang berkecukupan.Semua ini karunia dari Allah yang harus disyukuri, tidaklah hidup itu selalu di bawah, karena roda kehidupan tidak pernah berhenti berputar.Yang semula di bawah bisa di atas dan kadang kala yang di atas bisa juga di bawah karena ketamakanya.